Syarat Penerima Bantuan UKT/SPP Mahasiswa

  1. Mahasiswa yang orangtua/penanggung biaya kuliah mengalami kendala finansial karena terdampak pandemi covid-19 dan tidak sanggup membayar UKT/SPP Semester Gasal Tahun Akademik 2021/2022 dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Prioritas pada mahasiswa dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH), keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau mahasiswa dari keluarga dengan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp. 4.000.000,00 (empat juta rupiah) atau jika dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp. 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per anggota keluarga dilampiri bukti slip gaji atau surat keterangan penghasilan dengan tanda tangan danĀ  stempel kelurahan;
    • Mahasiswa membuat Surat Pernyataan bahwa orangtua/wali/penanggung biaya kuliah mengalami kendala finansial karena terdampak pandemi covid-19;
    • Perguruan Tinggi harus melakukan verifikasi kelayakan calon penerima bantuan UKT/SPP mahasiswa dan bertanggung jawab terhadap kebenarannya.
  2. Mahasiswa yang tidak sedang dibiayai oleh Program Bidikmisi/KIP Kuliah atau program beasiswa lainnya yang membiayai UKT/SPP baik secara penuh atau sebagian, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Tidak tercatat di Perguruan Tinggi sebagai penerima Bidikmisi/KIP Kuliah On Going;
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain baik yang berasal dari APBN/APBD atau swasta yang telah membiayai UKT/SPP secara penuh/sebagian.
  3. Mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan di semester 3 sampai 9 dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Mahasiswa aktif pada semester 3, 5, 7, 9 untuk program sarjana dan sedang menjalankan perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2021/2022;
    • Mahasiswa harus melengkapi data NIM, NIK, kopian KHS terbaru dengan ttd serta stempel fakultas, KK terbaru dan nomer WhatsApp mahasiswa pada saat pengusulan.

PENGUMUMAN : Batas Penyerahan Berkas Ke BAAK Bantuan UKT SPP Tgl 17 September 2021 Jam 14.00 WIB